Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Perbedaan tingkat kecemasan menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri siswa kelas XII MAN 1 Gresik ditinjau dari keikuitsertaan bimbingan belajar / Mohammad Shofiyur Rijal

-- (Read : 2 Times)
 


Kode Buku : Rs 153.8 RIJ p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi 2018
 

i
ABSTRAK
Rizal, Mohammad Shofiyur. 2018. Perbedaan Tingkat Kecemasan Menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Siswa Kelas XII MAN 1 Gresik Ditinjau Dari Keikutsertaan Bimbingan Belajar. Skripsi Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hetti Rahmawati, S.Psi, M.Si. (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi
Kata kunci: Tingkat Kecemasan, SBMPTN, Keikutsertaan Bimbingan Belajar
Siswa kelas XII yang akan menghadapi SBMPTN sering kali mengalami kesulitan untuk mengkondisikan diri dalam menyikapi permasalahan yang sedang dihadapinya. Seperti sulit berkonsentrasi, bingung, takut, pearasaan tegang, khawatir, keyakinan dan selalu gelisah. Hal tersebut tidak lepas dari kecemasan yang berlebihan. Sehingga para siswa menggantungkan harapannya dengan mengikuti bimbingan belajar dengan harapan dapat mencapai keberhasilan pendidikan dengan cara praktis, yakni lolos SBMPTN.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi MAN 1 Gresik sebanyak 246 siswa. Namun yang dilibatkan sebanyak 126 siswa yang terbagi dalam dua kelompok yakni 63 siswa tidak mengikuti bimbingan belajar dan 63 siswa ikut serta bimbingan belajar. Dipilih menggunakan metode purposive sampling dan merupakan siswa kelas XII MAN 1 Gresik. Pengumpulan data menggunakan skala kecemasan menghadapi SBMPTN dengan reliabilitas tinggi. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan tingkat kecemasan sebagaimana yang diukur skala kecemasan menghadapi SBMPTN. Selanjutnya dari perhitungan t-test menunjukkan hasil yang significant p-value 0,000 < 0,05 dan dengan t hitung > t tabel yaitu 5,178 > 1,645 sehingga dapat dikatakan hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan tingkat kecemasan menghadapi SBMPTN ditinjau dari keikutsertaan bimbingan belajar. Hal ini diperoleh karena siswa yang mengikuti bimbingan belajar mendapatkan pengayaan materi dan proses pengulangan belajar yang berkelanjutan sehingga individu merasa lebih siap dan persepsi diri lebih mampu untuk menghadapi SBMPTN. Sedangkan untuk siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar hanya bergantung dengan materi pelajaran yang ada di sekolah sehingga membuat siswa lebih rentan merasa jenuh juga akan menekan emosinya maka akan memicu terjadinya kecemasan pada siswa tersebut.
Implikasi yang diberikan untuk siswa ialah bahwa SBMPTN bukan merupakan hal yang perlu ditakuti, juga dalam proses belajar tidak hanya mengandalkan lembaga bimbingan belajar untuk mencapai keberhasilan pendidikan secara praktis. Selanjutnya lembaga bimbingan belajar diharapakan tidak serta merta hanya memberikan bantuan layanan belajar kepada peserta didik, akan tetapi lebih memperhatikan psikologis siswa itu sendiri untuk mengatasi masalah belajar yang dialaminya khususnya siswa yang hendak menghadapi SBMPTN. Bagi peniliti selanjutnya perlu dikembangkan penelitian pada variabel yang sama dengan karakteristik subjek penelitian yang lebih luas, seperti membandingkan antar sekolah yang lebih bervariasi. Juga lebih memperhatikan waktu dan kondisi siswa saat pengambilan data agar hasil data yang diperoleh dapat lebih optimal.

 

Karya yang terkait

Pengaruh library anxiety terhadap pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka di UPT Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang / Imam Rachmad

Penerapan metode role playing untuk mengurangi kecemasan matematika (math anxiety) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gondangwetan / Cahya Mar'a Saliha Sumantri

Pengaruh penguasaan matakuliah pengantar akuntansi 1, bahasa inggris dan computer anxiety terhadap keterampilan mengoprasikan komputer akuntansi (myob accounting).(studi terhadap mahasiswa akuntansi semester genap 2011/2012 di jurusan akuntansi fakultas ekonomi univers

Ele Students’ Perception Of Their Speaking Anxiety / Ihza Abhirawa Yudha



Student's gender, anxiety, and speaking performance in the Indonesian EFL context / Wahyu Kartika Wienanda

A case of flower secondary level learners' reading strategies and anxiety use: predictors of reading comprehension / Ahmad Sarwani

Mathematics students' speaking anxiety in bilingual class at Universitas Negeri Malang / Choirun Nillah

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang