Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Perpaduan kain prada Bali dan kain lurik pada pembuatan busana avantgarde / Morry Van Dayu

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rp 664.47804 DAY p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Diploma III Teknologi Industri 2017
 

ABSTRAK

Dayu, Morry Van. 2017. Perpaduan Kain Prada Bali Dan Kain Lurik Pada Pembuatan Busana Avantgarde. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: (I) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si. (II) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd.

Kata Kunci: Busana Avantgarde, Kain Prada Bali, Kain Lurik
Busana merupakan salah satu kebutuhan primer selain pangan dan papan. Awalnya bentuk dasar busana dibuat berdasarkan fungsinya yakni melindungi tubuh dari gangguan binatang dan sinar matahri. Bentuknyapun masih sederhana dan bahan yang digunakan terbuat dari kulit pohon dan kulit binatang. Dewasa ini selain fungsi utama melindungi tubuh, busana juga dibuat untuk menunjukkan identitas diri seseorang. Oleh karenanya banyak jenis-jenis busana yang ada saat ini, salah satunya avantgarde. Avantgarde ini merupakan style yang bentuknya ekstreme,istilah avantgarde sering dikaitkan dengan dunia seni, kebebasan berekspresi dalam sebuah karya sangat ditonjolkan.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan busana ini antara lain kain Santung, kain Moskrep (crepe), kain Prada Bali serta kain Lurik. Kain Prada Bali merupakan busana tradisional Bali yang dipakai oleh kaum wanita, kain ini biasa dipakai penari Bali pada saat melakukan pertunjukkan. Selain kain Prada Bali, busana ini juga memadukan kain Lurik dari Kota Solo Jawa Tengah, Lurik merupakan kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional merupakan pakaian khas pria warga pedesaan dikalangan suku Jawa. Sedangkan warna yang digunakan adalah warna hitam, abu-abu tua, coklat muda, coklat tua, kuning dan emas.
Detail dari busana yang dibuat terdiri dari satu bagian atau one piece yakni berbentuk blus dengan bagian atas terdapat bustier atau kamisol, terdapat rok span dengan hiasan peplum 8 (delapan) lapis serta rok (setengah) lingkaran pada bagian lutut. Pembuatan busana ini melalui langkah sebagai berikut; (1) Desain, (2) Pengukuran, (3) Pembuatan pola, (4) Cutting, (5) Sewing, (6) Fitting, (7) Finishing.
Tingkat kesulitan pada pembuatan busana ini yaitu; (1) Desain yang dibuat kurang megah karena terlalu simple untuk busana avantgarde, (2) Pada saat pemasangan peplum ke bagian bustier atau kemben, sebaiknya peplum dijahit terlebih dahulu, kemudian disambungkan pada rok span dan bustier atau kemben, (3) Pada rok bawah sebaiknya lebar lingkaran dibuat bertahap.

 

Karya yang terkait

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang