Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Karakter yang terkandung dalam film "Sebelum Pagi Terulang Kembali" produksi Cangkir Kopi Film di SMK Negeri 12 Malang / Erdianto Bagus Saluva

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rs 370.11407 SAL p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2016
 

ABSTRAK
Saluva, Erdianto Bagus. Persepsi Peserta Didik Kelas X Terhadap Nilai-Nilai Karakter Yang Terkandung dalam Film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” Produksi Cangkir Kopi Film Di SMK Negeri 12 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd, M.Si. (2) Dr. A. Rosyid Al Atok, M.Pd, M.H.
Kata Kunci : Persepsi, Nilai Karakter, Film.
Persepsi adalah sebuah proses aktif melihat, mendengar, menyentuh, tersenyum, merasakan posisi tulang sendi dan tekanan otot-otot, keseimbangan, suhu, sakit dimulai dari stimulasi sel-sel saraf sensorik dimana persepsi dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan sesuai apa yang dipikirkan. Setiap tindakan atau perbuatan manusia selalu ada landasan atau motivasi yang disebut nilai merupakan sesuatu yang diyakini kebenarannya dan mendorong orang untuk mewujudkannya yang tidak hanya mempengaruhi perilaku manusia namun juga dapat membangun karakter manusia. Dizaman modern ini nilai-nilai karakter seakan-akan mulai luntur pada generasi muda yang sekarang lebih condong pada budaya luar yang masuk kedalam negeri. Pemahaman akan nilai-nilai karakter perlu ditingkatkan lagi khususnya kepada kalangan pelajar, penyampaian nilai-nilai tidak hanya melalui lisan maupun melalui pelajaran di sekolah saja. Namun juga melalui media lain, seperti halnya film, cerpen, gambar-gambar yang berisikan nilai-nilai motivasi, salah satunya seperti film yang berjudul “Sebelum Pagi Terulang Kembali” Produksi Cangkir Kopi.Melihat sebuah film biasanya individu menilai alur ceritanya, nasihat yang disampaikan oleh film, dan lain lain. Persepsi mempengaruhi seseorang sehingga bisa terbawa suasana seseorang dan merasa film yang dilihatnya bagus atau tidak.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Persepsi peserta didik terhadap nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” SMK Negeri 12 Malang; (2) Alasan peserta didik dalam memilih nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” SMK Negeri 12 Malang; (3) Persepsi peserta didik mengenai film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” SMK Negeri 12 Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner terbuka. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada peserta didik yang menjadi responden atau subjek. Data penelitian berupa hasil pengisian angket oleh peserta didik yang menjadi responden kemudian data tersebut dikuantitatifkan dalam bentuk angka. Kegiatan analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif.
Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama Persepsi peserta didik mengenai nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” yakni nilai kerja keras dimana hampir semua dari jumlah keseluruhan peserta didik yang menjadi responden mempunyai persepsi bahwa nilai kerja keras nampak dibeberapa adegan dalam film tersebut, selanjutnya nilai tanggungjawab dimana lebih dari setengah dari jumlah keseluruhan peserta didik yang menjadi responden mempunyai persepsi bahwa nilai tanggungjawab nampak dibeberapa adegan dalam film tersebut, selanjutnya nilai mandiri dimana lebih dari setengah dari jumlah keseluruhan peserta didik yang menjadi responden mempunyai persepsi bahwa nilai mandiri nampak dibeberapa adegan dalam film tersebut, serta nilai jujur dimana setengah dari jumlah keseluruhan peserta didik yang menjadi responden mempunyai persepsi bahwa nilai jujur nampak dibeberapa adegan dalam film tersebutKedua Alasan peserta didik dalam memilih nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” bermacam-macam, dari nilai kerja keras seperti “pak Yan seorang pekerja keras”, dari nilai tanggungjawab seperti “Satria dan Firman bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukan”, dari nilai mandiri seperti “Satria dari SMP sudah bisa mandiri”, dan dari nilai jujur seperti “Pak Yan bekeja dengan jujur”. Ketiga Persepsi peserta didik mengenai film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” dari 16 persepsi yang disampaikan terdapat tiga persepsi terhadap film tersebut yang paling dominan diantaranya ada yang berpendapat film yang mengajarkan bekerja keras akan mendapat hasil bila diimbangi dengan jujur, ada yang mempunyai persepsi bahwa film ini bagus, dan ada persepsi bahwa film ini ialah film yang mengajarkan bahwa korupsi itu merugikan diri.
Dari hasil penelitian tentang persepsi peserta didik terhadap nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali” adapun saran yang dapat diberikan: (a) Bagi peserta didik seharusnya perlunya lebh belajar lagi secara mendalam mengenai nilai-nilai karakter sehingga bisa memahami secara benar dan bisadiaplikasikan saat terjun di dunia masyarakat nanti; (b) Bagi guru sebaiknya dalam menyanpaikan materi pelajaran tidak hanya melalui lisan saja tetapi bisa juga melalui media lain seperti sebuah film; (c) Bagi rumah produksi film sebaiknya agar terus berkarya dan membuat film yang lebih baik dan berisikan pesan-pesan yang baik bagi penontonnya.

 

Karya yang terkait

Pengembangan LKS pembelajaran biologi model problem based learning bermuatan pendidikan karakter pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan hidup siswa kelas X SMA / Adelima Diyah Kartika

Pengaruh implementasi pendidikan karakter di sekolah terhadap prestasi belajar siswa (studi pada siswa kelas X dan XI pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan SMK Muhammadiyah 2 Malang) / Putri Yumira Norin Pohan

Potensi novel remaja mutakhir (2000-AN) sebagai alternatif sumber belajar apresiasi prosa berbasis pendidikan karakter / Renny Lutviana

Persepsi dan pemahaman guru mengenai pelaksanaan kurikulum berbasis pendidikan karakter dan aplikasinya pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Batu / Dinesh Basti Farani

Budaya lokal bahasa krama inggil sebagai media interaksi pendidikan karakter (studi kasus di MI Alam SSC El Fawz pare Kediri) / Avinda Deviana Wahyuni

Peran serta orang tua dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu Ponorogo / Nova Pravitasari

Implementasi budaya sadar hukum dalam rangka pendidikan karakter siswa di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang / Ananda Wahyu Satria

Persepsi siswa terhadap gaya kepemimpinan direktur BEC dalam pembinaan disiplin siswa untuk mengefektifkan proses pembelajaran
oleh Totok Sudibyo


Metakognisi dosen dalam proses pembelajaran
kajian kualitatif di IKIP Nusantara
oleh M. Djazuli Mudzakir


 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang