Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Studi intrusi air laut ke dalam akuifer menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner di pantai Sendang Biru Malang / Novita Wahyuningsih

-- (Read : 2 Times)
 


Kode Buku : Rs 553.79 WAH s

Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika 2015
 



ABSTRAK


Wahyuningsih, Novita. 2015. Studi Intrusi Air Laut ke Dalam Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner di Pantai Sendang Biru Malang. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Burhan Indriawan, S.Si, M.Si, (II) Sujito, S.Pd, M.Si.

Kata Kunci: Intrusi Air Laut, Akuifer, Metode Geolistrik, Resistivitas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran akuifer yang terintrusi air laut di daerah Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang. Intrusi air laut merupakan peristiwa meresapnya air laut ke zona air tanah. Litologi batuan lokasi penelitian yang berupa batu gamping, pasir, dan lempung. Litologi batuan tersebut memiliki kepadatan rendah yang dapat mempermudah terjadinya intrusi air laut.
Penelitian ini menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner dengan 4 elektroda, yakni 2 elektroda arus dan 2 elektroda potensial. Penelitian ini dilakukan pada 4 lintasan dengan arah tegak lurus garis pantai. Pengolahan data hasil pengukuran menggunakan software Res2Dinv, dan diperoleh hasil interpretasi penampang bawah permukaan 2 dimensi.Pendugaan adanya intrusi air laut dapat diketahui berdasarkan hasil interpretasi software Res2Dinv berupa penampang 2 dimensi bawah permukaan yang memiliki nilai resistivitas yang rendah.
Lintasan 1 pada koordinat 0825'50,71" S dan 11241'07,46" E sampai 0825'52,83" S dan 11241'09,90" E.Akuifer terintrusi air laut1terletak padakedalaman 6,76 10,5 m, bentangan 32,0 40,0 m, dengan nilai resistivitas 0,0235 0,107 Ωm. Akuifer terintrusi air laut 2 terletak pada kedalaman 6,76 17,3 m, bentangan 44,0 54,0 m, dengan nilai resistivitas 0,00515 0,107 Ωm.Akuifer terintrusi air laut 3terletak pada kedalaman 10,2 10,5 m, bentangan 75,0 78,0 m, dengan nilai resistivitas 0,107 Ωm.Lintasan 2pada koordinat 0825'51,61" S dan 11241'06,85" sampai 0825'52,82" S dan 11241'08,47" E.Akuifer terintrusi air laut1terletak kedalaman 6,76 9,94 m, bentangan 22,0 32,0 m, dengan nilai resistivitas 0,728 Ωm. Akuifer terintrusi air laut 2terletak pada kedalaman 3,88 13,4 m, bentangan 34,0 42,0 m, dengan nilai resistivitas 0,214 0,728 Ωm. Lintasan 3pada koordinat 0825'50,26" S dan 11241'08,18" E sampai 0825'51,35" S dan 11241'09,37" E.Akuifer terintrusi air laut1terletak pada kedalaman 9,94 17,3 m, bentangan 32,0 44,0 m, dengan nilai resistivitas 0,0428 0,597 Ωm. Akuifer terintrusi air laut 2terletak pada kedalaman 1,25 13,4 m, bentangan 64,0 77,0 m, dengan nilai resistivitas 0,0428 0,597 Ωm. Akuifer terintrusi air laut 3terletak pada kedalaman 6,76 9,94 m, bentangan 80,0 84,0 m, dengan nilai resistivitas 0,597 Ωm. Lintasan 4 pada koordinat 0825'53,48" S dan 11241'05,06" E sampai 0825'54,82" S dan 11241'06,08" E.Akuifer air tawar 1terletak pada kedalaman 3,88 6,76 m, bentangan 16,0 24,0 m, dengan nilai resistivitas 2,97 5,71 Ωm.Akuifer air tawar 2terletak pada kedalaman 1,25 9,94 m, bentangan 45,0 58,0 m, dengan nilai resistivitas 2,97 5,71 Ωm.

 

Karya yang terkait

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang