Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Pengembangan materi pembelajaran bermain drama berbasis multimedia untuk SMP / Widya Sartika

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rs 792.5 SAR p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia 2014
 

Sartika, Widya. 2014. Pengembangan Materi Pembelajaran Bermain Drama Berbasis Multimedia untuk SMP. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Imam Agus Basuki, M.Pd, (II) Indra Suherjanto, S.Pd., M.Sn.

Kata Kunci: Pembelajaran drama, bahan ajar drama, materi bermain drama

    Pembelajaran drama di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan siswa. Tarigan (1986:122) mengatakan bahwa pembelajaran bermain peran (drama) sangat baik dalam mendidik siswa dalam menggunakan ragam-ragam bahasa. Pembelajaran bermain drama perlu mendapat perhatian khusus. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa tidak cukup tersedianya media berbasis multimedia yang digunakan guru dalam menyampaikan materi. Menurut guru dan siswa yang telah diwawancarai, media yang biasanya digunakan berupa cerpen, puisi, atau gambar yang dijadikan stimulus untuk pembelajaran menulis naskah drama. Sementara itu, media yang digunakan untuk pembelajaran bermain drama khususnya berlatih drama biasanya berupa video pertunjukan drama dan buku teks. Video pertunjukkan dan buku teks yang digunakan sebagai panduan berlatih drama kurang cukup memadai dikarenakan belum adanya contoh latihan drama yang terlihat nyata.
    Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah media berlatih drama yang berbasis multimedia untuk siswa SMP. Multimedia pembelajaran ini berisi stimulus audio visual berupa video serta teks dan gambar yang dibutuhkan dalam pembelajaran berlatih drama. Penelitian pengembangan ini menghasilkan multimedia pembelajaran berbentuk CD (Compact Disk). Multimedia pembelajaran ini dibagi menjadi empat menu utama, yaitu latihan dasar, latihan vokal, latihan ekspresi, dan latihan gerak. Dalam tiap-tiap menu utama ini terdapat sub-sub menu. Menu latihan dasar terdiri atas sub-menu relaksasi, konsentrasi, olah nafas, olah tubuh, dan olah mimik. Menu latihan vokal terdiri atas sub-menu kejelasan ucapan, tekanan ucapan, kerasnya ucapan, nada ucapan, dan tempo ucapan. Menu latihan ekspresi terdiri atas sub-menu imajinasi, penjiwaan, dan variasi karakter. Menu latihan gerak terdiri atas sub-menu business dan gesture. Pada semua sub-menu terdapat paparan-paparan materi berupa teks seperti pengertian-pengertian dan fungsi dilakukannya berbagai latihan dalam multimedia pembelajaran ini. Selain itu juga terdapat video dalam semua sub-menu yang berisi contoh atau model cara berlatih drama sesuai dengan urutannya.
    Multimedia pembelajaran ini dibuat dengan menggunakan rancangan penelitian pengembangan bersifat analisis deskriptif kualitatif dengan melihat kebutuhan siswa SMP. Model pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg dan Gall sesuai dengan kebutuhan penelitian. Tahap-tahap penelitian pengembangan multimedia ini, yaitu (1) tahap persiapan atau dikenal dengan tahap prapengembangan, (2) tahap pengembangan, (3) tahap uji kelayakan, (4) tahap revisi multimedia, dan (5) produk akhir. Multimedia pembelajaran ini diujicobakan kepada tiga subjek penelitian, yaitu ahli materi, ahli media, dan siswa SMP. Dalam hal ini, ahli materi adalah dosen drama FS UM, sedangkan ahli media adalah dosen desain komunikasi visual FS UM. Siswa SMP yang dijadikan subjek uji coba adalah siswa kelas 2 dan kelas 3 SMPN 13 Malang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket atau kuisioner. Angket untuk ahli materi berisi aspek-aspek penilaian tentang kelayakan materi dalam multimedia. Angket untuk ahli media memuat aspek-aspek penilaian tentang kelayakan tampilan dalam multimedia. Sedangkan angket untuk siswa berisi aspek-aspek penilaian tentang kelayakterapan dan keberterimaan siswa terhadap multimedia.
Hasil uji coba ahli materi menunjukkan terdapat tiga dari tigabelas aspek penilaian materi memerlukan perbaikan atau revisi. Namun secara keseluruhan hasil uji coba ahli materi, didapatkan prosentase sebesar 73,07% yang berarti tindak lanjut yang diambil adalah implementasi. Hasil uji coba ahli media menunjukkan terdapat empat dari duapuluh aspek penilaian tampilan memerlukan perbaikan atau revisi. Namun secara keseluruhan hasil uji coba ahli media, didapatkan prosentase sebesar 76,25% yang berarti tindak lanjut yang diambil adalah implementasi. Sedangkan hasil uji coba siswa menilai bahwa secara keseluruhan multimedia ini tidak memerlukan revisi. Secara keseluruhan berdasarkan hasil uji coba siswa didapatkan prosentase sebesar 82,15% yang berarti tindak lanjut yang diambil adalah implementasi. Walaupun secara keseluruhan multimedia pembelajaran ini dinilai layak digunakan dan diimplementasikan sebagai multimedia, baik dari segi materi, tampilan, serta keberterimaan siswa, peneliti memutuskan untuk memperbaiki beberapa bagian yang dinilai kurang sehingga menghasilkan multimedia yang lebih sempurna.
Berdasarkan hasil uji coba ahli materi, ahli media, dan siswa, multimedia pembelajaran ini dinilai layak digunakan sebagai multimedia pembelajaran berlatih drama tingkat SMP, baik dari segi materi, tampilan, dan keberterimaan siswa terhadap multimedia pembelajaran ini. Berdasarkan hasil simpulan tersebut, disarankan keikutsertaan guru Bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran menggunakan multimedia ini. Guru dapat menambahkan materi atau contoh-contoh yang telah ada tanpa terbatas pada materi yang terdapat di dalam multimedia pembelajaran. Bagi siswa, disarankan untuk secara aktif mengikuti pembelajaran dengan menggunakan multimedia ini dan melakukan contoh-contoh latihan yang tersedia. Dengan aktif mengikuti pembelajaran ini, siswa akan merasakan betapa menyenangkannya pembelajaran ini. Bagi peneliti selanjutnya, multimedia ini dapat dijadikan salah satu contoh media yang dapat dikembangkan dan diharapkan mampu melanjutkan pengembangan media dalam pembelajaran drama, baik dalam bentuk manual atau teknologi (multimedia) dengan harapan pembelajaran drama dapat terlaksana dengan lebih baik.

 

Karya yang terkait

Pembelajaran bermain drama siswa kelas I SMP Negeri 1 Malang tahun ajaran 2003/2004 / Tsalatsa Yuhanti

Pengembangan strategi baju bersih (baca, maju, bermain, kasih) dalam pembelajaran bermain drama siswa kelas VIII SMP / Tedy Niko Jatmiko Saputro

Penerapan model pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan keterampilan bermain drama pada siswa kelas V SDN Penanggungan Kota Malang / Muhammad Azhari

Meningkatkan teknik berbicara siswa kelas V SD Insan Amanah Malang dengan metode bermain drama / Suhardini Nurhayati

Peningkatkan kemampuan berbicara melalui teknik bermain drama siswa kelas III di SDN Mendalan II Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan / Nelly Herawati

Penerapan aktivitas bermain drama untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN Bunulrejo 5 Kota Malang / Achmad Subli

Pembelajaran bermain drama di luar kelas siswa kelas IV MI Miftahul Ulum Kedungkandang Kota Malang tahun ajaran 2005/2006 / oleh Tyara Fatima Indarti

Pembelajaran bermain drama siswa kelas I SMP Negeri 1 Malang tahun ajaran 2003/2004 / Tsalatsa Yuhanti

Peningkatan keterampilan berbicara melalui bermain drama pada siswa kelas V SDN Kedungrejo 02 Kecamatan Balerejo Madiun / Sri Ernawati

Analisis kemampuan berbicara melalui bermain drama dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Lemujut Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo / Yenny Dwi Jayanti Nirwana

Peningkatan kemampuan bermain drama dengan teknik pemodelan di kelas V SD Negeri Karangsono 02 Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar tahun ajaran 2007/2008 / Etik Elfia Endrawati

Penerapan aktivitas bermain drama untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN Bunulrejo 5 Kota Malang / Achmad Subli

Penerapan model pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan keterampilan bermain drama pada siswa kelas V SDN Penanggungan Kota Malang / Muhammad Azhari

Pengembangan strategi baju bersih (baca, maju, bermain, kasih) dalam pembelajaran bermain drama siswa kelas VIII SMP / Tedy Niko Jatmiko Saputro

Pengembangan modul pembelajaran transformator berbasis web dalam mata pelajaran mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah untuk siswa SMK program keahlian teknik pemanfaatan tenaga listrik / Kurniawan Priyananto

Pengembangan modul pembelajaran tematik pada tema tempat tinggalku kelas IV SDN Kedungkandang 2 kota Malang / Dian Sukmawati

Pengembangan modul pembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan untuk siswa kelas IV SDN Klojen Malang / Innany Mukhlishina

Pengembangan modul pembelajaran berbasis konstruktivisme dengan model learning cycle materi transpor pada membran untuk kelas XI IPA SMA Negeri 1 Patianrowo Nganjuk / Fitri Rahayu Agustina

Pengembangan modul pembelajaran subtema bermain di lingkungan rumah kelas II SDN Bandungrejosari 3 Malang tahun pelajaran 2014/2015 / Pratiwi Eka Rachmawati

Implementasi modul pembelajaran zat adiktif dan psikotropika berorientasi learning cycle pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Malang / Fadila Utami Prasetyaningtyas

Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis inkuiri terbimbing materi sel untuk siswa kelas XI semester 1 SMA Panjuran Malang / Sri Rosidha Kusumawardani

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang