Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing (Guided inquiry) terhadap hasil belajar kognitif dan retensi siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang / Rizki Mei Listawati

-- (Read : 3 Times)
 


Kode Buku : Rs 570.76 LIS p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi 2013
 

Listawati, Rizki Mei. 2013. Pengaruh Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Retensi Siswa Kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd, (II) Drs. Sarwono, M.Pd.

Kata kunci: Hasil belajar kognitif, retensi, inkuiri terbimbing.

    Ilmu pengetahuan alam khususnya biologi berkaitan dengan proses penyelidikan, mencari tahu, dan memahami alam secara sistematik. Depdiknas (2006: 18) menyatakan bahwa pembelajaran biologi di kelas dilaksanakan dengan kegiatan merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang instrumen, menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan, mengumpulkan hingga menyajikan data secara sistematis, menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh, serta berkomunikasi secara ilmiah mengenai hasil percobaan melalui lisan dan tertulis. Berdasarkan hal tersebut, maka pembelajaran biologi dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry) untuk mengembangkan kemampuan kerja ilmiah dan sikap ilmiah siswa. Metode pembelajaran inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) adalah metode pembelajaran yang berupaya untuk menanamkan dasar-dasar berpikir ilmiah pada diri siswa sehingga dalam proses pembelajaran siswa lebih banyak belajar mandiri di mana guru tetap memberikan bimbingan dan pengarahan. Metode pembelajaran ini memberdayakan hasil belajar kognitif dan retensi siswa. Hasil belajar kognitif diperlukan untuk mengetahui pemahaman konsep pada siswa, sedangkan retensi diperlukan agar materi yang telah dipelajari tersebut tidak mudah lupa.
    Penelitian ini dilakukan di SMA Laboratorium UM Malang pada semester genap 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 2 yang terdiri atas 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 yang terdiri atas 26 siswa sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen dibelajarkan oleh peneliti dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing, sedangkan kelas kontrol dibelajarkan oleh guru biologi SMA Laboratorium UM dengan menggunakan metode pembelajaran multistrategi. Materi yang diajarkan adalah sistem pernapasan sebagai ulangan pertama dengan lima kali pertemuan terdiri dari struktur dan fungsi alat pernapasan pada manusia, mekanisme pernapasan pada manusia, volume dan kapasitas paru-paru manusia, pernapasan pada hewan, dan kelainan/gangguan pada sistem pernapasan manusia. Ulangan kedua adalah sistem ekskresi yang dilakukan empat kali pertemuan terdiri dari struktur dan fungsi alat ekskresi, urinalisis dan ekskresi pada hewan. Soal yang digunakan untuk mengukur kognitif dan retensi siswa terdiri dari 30 soal pada materi sistem pernapasan dan sistem ekskresi. Validitas butir soal pada materi sistem pernapasan dan sistem ekskresi dengan rentangan rendah, cukup, dan tinggi. Soal yang memiliki validitas cukup dan tinggi dipakai untuk penelitian, sedangkan soal yang memiliki validitas rendah dilakukan revisi kalimat soal. Uji reliabilitas soal dilakukan secara keseluruhan dan menunjukkan reliabilitas soal yang tinggi.
     Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasy experiment dengan desain nonequivalent control group design. Data hasil belajar kognitif siswa diperoleh dari hasil pretes dan postes, sedangkan data retensi diperoleh dari hasil postes dan retes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif dan retensi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kovarian yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Pada penelitian ini, dilakukan uji keterlaksanaan pembelajaran menggunakan uji regresi linier selain melihat lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui konsistensi pembelajaran di kedua kelas. Analisis statistik pada penelitian ini dilakukan dua kali ulangan menggunakan SPSS versi 17.0 for windows.
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran pada kelas eksperimen dan kontrol siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang sudah terlaksana dengan baik dan konsisten (2) ada pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif siswa. Kognitif siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 31,27 pada materi sistem pernapasan, sedangkan pada materi sistem ekskresi terjadi peningkatan sebesar 15,54. Kognitif siswa kelas kontrol mengalami peningkatan kognitif sebesar 25,89 pada materi sistem pernapasan, sedangkan pada materi sistem ekskresi terjadi peningkatan kognitif sebesar 14,50. (3) ada pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap retensi siswa. Retensi siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 4,38 pada materi sistem pernapasan, sedangkan pada materi sistem ekskresi terjadi penurunan sebesar 1,08. Retensi siswa kelas kontrol mengalami penurunan sebesar 5,08 pada materi sistem pernapasan, sedangkan pada materi sistem ekskresi terjadi penurunan sebesar 2,81. Hal tersebut dapat dipahami bahwa metode inkuiri terbimbing merupakan metode yang menjunjung tinggi prinsip pembelajaran aktif pada siswa sehingga meningkatkan hasil belajar kognitif dan retensi siswa. Tinggi rendahnya tingkat retensi siswa berkaitan dengan proses yang dialami siswa dalam menerima informasi. Menurut Helen (2013: 52) menyatakan bahwa inkuiri terbimbing mengharuskan siswa untuk menemukan hal-hal untuk mereka sendiri, di mana kegiatan ini tidak terdapat pada pembelajaran multistrategi. Semakin bermakna proses yang dialami siswa maka semakin tinggi tingkat retensinya.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, tampak bahwa metode pembelajaran inkuiri terbimbing dapat dijadikan rujukan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan retensi siswa. Oleh karena itu, dalam pembelajaran terutama biologi guru dapat menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing karena telah terbukti keberhasilannya dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan retensi siswa. Pembelajaran inkuiri terbimbing ini perlu pemberian motivasi yang kuat dari guru pada siswa agar aktif untuk melibatkan diri selama proses pembelajaran.

 

Karya yang terkait

Pelaksanaan pendekatan konstruktivisme melalui strage siklus belajar untuk peningkatan keaktifan dan hasi belajar biologi siswa SMU Negeri 4 Malang oleh Laili Istiadah

Pengaruh strategi pembelajaran PBL dan TPS terhadap keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, sikap sosial, hasil belajar biologi dan retensi pada siswa dari etnis yang berbeda di Kota Metro / Ibnu Maulana

Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadu mind mapping terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 9 Malang / Mery Susanti

Penerapan Hands on Activity berbasis lingkungan dengan pendekatan problem posing dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Gresik / oleh Novi Diana Puspita

Analisis kesesuaian kisi-kisi soal dengan butir soal ulangan umum biologi yang disusun oleh guru biologi kelas II cawu I SMUN di Kota Malang tahun ajaran 2000/2001 / oleh Harfini

Meta-analisis skripsi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mahasiswa S1 Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang tahun 2010 / Erna Wijayanti

Penerapan pendekatan problem posing untuk meningkatkan social skill dan hasil belajar biologi siswa kelas VIII-B SMP Sri Wedari Malang / Awang Safitri

Pengaruh sistem tutor sebaya terhadap prestasi belajar
matematika pada siswa kelas V SDN Kiduldalem I Kecamatan
Klojen Kota Malang / oleh Setiyanda Usman Hadi

Pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar
matematika siswa kelas V SDN Mulyorejo I Kec. Sukun Malang / oleh Nunuk Iswahyuni


Pengaruh bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar
siswa dalam pelajaran matematika di SDN Kauman I Kec.
Klojen Kota Malang / oleh Eny Budiastuti


Hubungan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar
siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Pisangcandi VII
Kecamatan Sukun Kota Malang / oleh Uji Hidayati


Pengembangan buku ajar matakuliah Biokimia berbasis konstruktivisme di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri / M. Khoirul Anwar

Pengaruh varietas anggur (Vitis sp) dan macam gula terhadap kualitas nata berdasarkan berat, tebal, dan kadar serat sebagai bahan ajar biologi di SMA / Endah Sudarwati

Pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan podcast dan google classroom untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa kelas XI di SMAN 1 Turen / Ratna Putri Kus

Analisis butir soal penilaian akhir semester gasal tahun ajaran 2018/2019 pada mata pelajaran biologi kelas XI SMA/MA Negeri di kota Batu / Muhammad Faris Alfi Azhar

Analisis keragaman genetik tanaman jarak pagar (Jatropha curcas. L) aksesi unggul dan tipe liar berbasis RAPD sebagai sumber belajar matakuliah teknik analisis biologi molekuler / Fadilla Salim

Hubungan prestasi belajar biologi dengan sikap terhadap pelestarian lingkungan hidup pada siswa SLTP Negeri dan siswa SMU Negeri di Kabupaten Situbondo / oleh Cucuk Wirda Lathifah

Pengaruh model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngoro Mojokerto / Bea Hana Siswati

Penerapan kolaborasi model pembelajaran Jigsaw dan Fan-n-Pick untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas XI TAV (Teknik Audio Video) SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto pada mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan) / Samsul Hadi

Peningkatkan prestasi belajar matematika FPB dan KPK dengan model pembelajaran jigsaw pada siswa kelas IV SDN Kayubebek III Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan / Budiono

Pengaruh model pembelajaran teams games tournament terhadap minat belajar geografi siswa SMA / Dian Utami

Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) dibandingkan model pembelajaran project based learning (pjbl) untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa kelas x tkj di SMK Negeri 6 Malang / Achmad Bashohi

Penerapan model pembelajaran investigasi kelompok untuk meningkatkan hasil belajar dan efikasi diri siswa kelas V SD / Nury Yuniansih

Pengaruh model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas XI SMAN 9 Malang / Ade Windra Hidayatullah

Penerapan model pembelajaran Think Pair Share untuk meningkatkan keaktifan belajar Geografi siswa kelas XI IPS 2 MAN Kandat Kediri / Afif Nur Ardhyanawati

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang