Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Kajian komparisasi struktur komunitas fitoplankton pada inlet dan outlet di area pertambakan Kalisodo Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan / Vina Nurfarida

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rs 589.4095982 NUR k

Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi 2013
 

Kata kunci: fitoplankton, struktur komunitas, inlet dan outlet.

Fitoplankton merupakan salah satu nutrien dari laut yang dimanfaatkan sebagai pakan alami pada pertambakan tradisional. Distribusi fitoplankton keda-lam tambak dipengaruhi oleh jarak pintu tambak dengan laut dimana semakin mendekati laut maka terdapat semakin banyak nutrien yang masuk kedalam area tambak. Distribusi dalam hal ini ditekankan pada struktur komunitas fitoplankton yang juga dapat digunakan sebagai penunjuk untuk menentukan tingkat kesuburan tambak.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton yang terdiri dari kepadatan po-pulasi, dominansi relatif, frekuensi relatif dan indek nilai penting fitoplankton yang terdapat pada inlet dan outlet di area pertambakan Kalisodo, Kec. Rejoso, Kab. Pasuruan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis fitoplankton yang terdapat di area pertambakan Kalisodo, Kec. Rejoso, Kab. Pasuruan dengan sampel penelitiannya adalah semua jenis fitoplankton yang terjaring pada jaring plankton yang berukuran 200 mesh/inchi di area tambak tempat pengambilan sampel air. Faktor fisika-kimia yang diukur meliputi suhu perairan, pH, kekeruhan (turbiditas), salinitas, oksigen terlarut (DO) dan konduktivitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53 jenis fitoplankton ditemukan pada inlet maupun outlet di area pertambakan Kalisodo, Kec. Rejoso, Kab. Pasu-ruan dimana 48 jenis telah teridentifikasi yang merupakan kelompok divisi Chrysophyta, Chlorophyta, Cyanophyta, Euglenophyta dan Pyrrhophyta, sedang-kan 5 jenis masih belum teridentifikasi. Fitoplankton yang memiliki selisih kepa-datan tertinggi pada inlet dan outlet sekaligus memiliki indeks nilai penting paling tinggi adalah Nitzschia longissima, sedangkan yang memiliki selisih serta indek nilai penting terendah adalah Gyrosigma sp. Faktor fisika-kimia yang terukur tidak berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap struktur komunitas (nilai penting) fitoplankton pada inlet dan outlet diarea pertambakan Kalisodo, Kec. Rejoso, Kab. Pasuruan.










 

Karya yang terkait

Penggunaan media foto untuk meningkatkan pemahaman siswa pada kompetensi dasar keanekaragaman bentuk muka bumi dan proses pembentukannya di kelas VII MTs.N Perak Kabupaten Jombang / Mohammad Andi Setiawan

Pengembangan modul keanekaragaman tumbuhan home science process skill berbasis inkuiri terbimbing bermuatan karakter untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses di MAN 1 Malang / Leviana Erinda

Studi keanekaragaman polychaeta di muara sungai Lawean Kecamatan Ujung Pangkah Kulon Kabupaten Gresik / Mukhammad Febry Kurniawan

Analisis kesalahan pemahaman konsep materi keanekaragaman hayati di kelas 10 SMA Negeri 1 Kepanjen Malang / Siti Aisyah

Studi tentang keanekaragaman fitoplankton sebagai dasar pertimbangan budidaya perikanan laut sistem tambak di muara sungai Rejoso Pasuruan / Petrus Do'o Dala

Kemelimpahan dan keanekaragaman zooplankton pada saat air pasang dan air surut sebagai indikator kualitas tambak di Kecamatan Lekok Pasuruan / oleh Nur Siami

Penggunaan peta tematik untuk pembelajaran sub pokok bahasan keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia bidang studi geografi kelas I Madrasah aliyah Darul Ma'arif Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan oleh A. Munir

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang