Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Deskripsi refleksi pengetahuan mengenai seksualitas dan penyakit menular seksual,serta perilaku pacaran ditinjau dari aspek jenis kelamin, pekerjaan orang tua, sosial ekonomi, usia dan jurusan di SMAN 9 Malang / Silvi Nuryana

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rs 155.34 NUR d

Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling 2011
 

Kata kunci: Pengetahuan Seksualitas, Penyakit Menular Seksual dan Perilaku Pacaran




Pengetahuan adalah pemahaman yang dimiliki seseorang mengenai informasi dalam bentuk ingatan yang diperoleh dari pengalaman langsung, orang lain, institusi, dan media massa (cetak dan elektronik). Pemberian pengetahuan bisa diberikan oleh orangtua dan sekolah. Peran dari dua pihak ini memberikan keseimbangan pengetahuan remaja yang diperoleh dari media massa supaya remaja tidak salah pengertian mengenai seksualitas yang belum mereka pahami. Pengetahuan yang perlu dipahami oleh remaja adalah pengetahuan mengenai seksualitas, Penyakit Menular Seksual dan perilaku pacaran.
Tujuan penelitian untuk memperoleh deskripsi pengetahuan siswa mengenai seksualitas, PMS (penyakit menular seksual) dan perilaku pacaran remaja.
Penelitian menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMAN 9 Malang. Penetapan sampel menggunakan teknik total cluster sampling yaitu dengan memilih sampel siswa secara acak dari masing-masing tingkat. Kelas yang dijadikan sampel adalah siswa kelas X dan kelas XI sebanyak 186 siswa. Sampel diambil lima kelas dari jumlah keseluruhan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis dengan analisa persentase. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket dengan menggunakan model jawaban yang menggunakan skala.
Hasil penelitian ini menunjukkan data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) pengetahuan siswa mengenai seksulaitas sedang. Akan tetapi ada yang siswa tidak atau kurang memahami yaitu pada perkembangan seksual siswa laki-laki (masturbasi) 2) pengetahuan mengenai PMS juga cukup diketahui oleh siswa 3) pengetahuan mengenai perilaku pacaran sudah banyak siswa yang mengetahui tentang pacaran akan tetapi belum memahami dampak dari perilaku pacaran yang sebenarnya 4) pengetahuan yang dimiliki siswa mempunyai pandangan yang berbeda-beda 5) perlunya pemahaman terhadap pengetahuan yang dimiliki dan diperolehnya.
Saran-saran yang bisa disampaikan antara lain: (1) Bagi konselor SMAN 9 Malang, hendaknya lebih memahami kondisi sisiwa dan dari hasil penelitian bahwa siswa di SMAN 9 Malang hampir semua siswa mempunyai pengetahuan mengenai seksualitas sedang. Untuk itu konselor dapat mengarahkan layanan BK dalam pemberian informasi mengenai pengetahuan seksualitas supaya para siswa tidak terperangkap pada perilaku yang menyimpang. (2) Bagi kepala sekolah, meningkatkan perhatian pada pelaksanaan BK di kelas maupun di ruangan konseling supaya siswa bisa merasa nyaman saat kegiatan berlangsung tidak terganggu. Hal ini dimaksudkan supaya konselor dapat lebih efektif dalam memantau, memahami dan membantu perkembangan siswa dengan optimal. (3) Bagi guru, perlu adanya penambahan materi selain materi pelajaran di sekolah., hal ini bertujuan supaya siswa juga mengetahui mengetahui seksualitas yang seharusnya mereka pahami di usianya. Seperti memberikan pertanyaan sebagai selingan saat materi pelajaran sudah habis biar mereka lebih mengerti dan tidak salah persepsi. (4) Bagi peneliti lain, diharapkan peneliti selanjutnya memberikan pernyataan yang lebih dari yang peneliti berikan pada siswa dan pengumpulan data lebih menarik lagi. (5) Bagi siswa, diharapkan bisa memiliki dan menambah pengetahuannya mengenai seksualitas, Penyakit Menular Seksual dan perilaku pacaran yang tepat.

 

Karya yang terkait

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang