Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Penyembuhan kasus ailurophobia dengan terapi systematic desensitization / An Nisa Latief Anggraini

-- (Read : 4 Times)
 


Kode Buku : Rs 616.142 ANG p

Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi 2010
 

Kata Kunci : Ailurophobia (Fobia Kucing), Systematic Desensitization.

Ailurophobia atau fobia kucing merupakan gangguan kecemasan dimana
penderitanya memiliki rasa takut yang irasional terhadap kucing atau sesuatu yang
berkonotasi dengan kucing, sehingga apabila terpapar dengan objek fobianya
selalu merasa panik, takut, cemas, dan ingin segera menghindar. Terapi systematic
desensitization digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan fobia. Efektivitas
terapi diketahui dengan mengamati perubahan tingkat kecemasan fobia selama
terapi. Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui efektivitas terapi systematic
desensitization untuk menurunkan tingkat kecemasan fobia pada masing-masing
subjek, (2) apakah secara statistik terapi tersebut efektif dalam menyembuhkan
subjek penelitian yang mengidap ailurophobia.
Penelitian dilakukan di ruang praktek individual gedung C1, di rumah Ibu
Sis, dan di rumah bapak Totok, tanggal 30 April sampai 10 Juni 2010. Rancangan
penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan pendekatan
studi kasus, dengan nama desain one-group pretest-posttest design. Variabel
bebas dalam penelitian ini adalah terapi systematic desensitization yang mencakup
unsur modeling dan reinforcement. Variabel terikatnya adalah kasus ailurophobia.
Instrumen yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan terapi systematic
desensitization.
Uji hipotesis data individual memperoleh hasil sign < α (0,001 < 0,05) pada
subjek A, sign < α (0,012 < 0,05) pada subjek B, sign < α (0,041 < 0,05) pada
subjek C, sign < α (0,016 < 0,05) pada subjek D, sign < α (0,033 < 0,05) pada
subjek E, dengan demikian tingkat kecemasan masing-masing subjek menurun
secara berangsur-angsur dan signifikan setelah menjalani terapi. Uji hipotesis data
keseluruhan subjek memperoleh hasil sign > α (0,655 > 0,05) yang berarti secara
statistik terapi systematic desensitization tidak efektif untuk menyembuhkan
subjek penelitian yang menderita kasus ailurophobia. Dari lima subjek yang
diberikan terapi, tiga subjek dinyatakan sembuh.
Keberhasilan terapi systematic desensitization untuk menyembuhkan kasus
ailurophobia dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah proses
counterconditioning pada saat terapi, motivasi dari masing-masing subjek untuk
sembuh, keteraturan mengikuti terapi, dan rentang periode lamanya mengalami
gangguan kecemasan. Disarankan kepada individu yang mengidap fobia agar
tidak ragu mengikuti terapi karena terapi ini memakai media yang aman tanpa
memanipulasi isi pikiran sebagaimana relaksasi sehingga hasilnya lebih objektif.
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan memilih respon baru yang lebih efektif untuk
menghambat rasa cemas sehingga proses counterconditioning berjalan lebih baik.
Terapi systematic desensitization tidak hanya dapat digunakan sebagai terapi fobia
kucing sehingga diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan
terapi ini sebagai terapi untuk menyembuhkan fobia spesifik yang berbeda.

 

Karya yang terkait

Simulasi penyembuhan luka pada kulit dengan model Substitutional Systems Cellular Automata / oleh Nurhayati

Potensi getah jarak pagar (Jatropha curcas) terhadap proses penyembuhan luka pada mencit (Mus musculus) galur Balb C sebagai sumber belajar mata kuliah fisiologi hewan di perguruan tinggi / Bevo Wahono

Arak di balik bulan bintang : Sebuah kajian dinamika budaya minum arak masyarakat muslim di Desa Kembang Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso serta muatan edukasinya melalui proses penyembuhan dan cara menanggulanginya / Ario Setyo Wijanarko

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang