Muatan Lokal Perpustakaan Universitas Negeri Malang - UM Digital Repository - UM Institusional Repository
 

Pencarian » Abstrak

 

KARYA ILMIAH - SKRIPSI

 


Pengaruh luas permukaan bioflim media kerikil terhadap penurunan kadar BOD, Nitrat, Nitrit, dan Amoniak pada pengolahan limbah cair industri tahu / oleh Dillah Prastiwi Puspita Sari

-- (Read : 1 Times)
 


Kode Buku : Rs 628.51 DIL p

Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2007
 

Limbah cair tahu merupakan salah satu sumber pencemar yang cukup potensial karena mempunyai beban organik yang cukup tinggi Salah satu alernatif pengolahan limbah yang sederhana, ekonomis dan ramah lingkungan adalah sistem biofilm. Biofilm adalah suatu lingkungan kehidupan yang khusus dari kelompok mikroorganisme yang melekat kesuatu permukaan padat dalam lingkungan perairan. Prinsip dasarnya adalah polutan yang ada dalam air limbah akan diuraikan oleh mikroorganisme yang melekat dipermukaan media tersebut menjadi senyawa yang tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh luas permukaan terhadap penurunan kadar BOD, nitrat, nitrit, dan amoniak yang terkandung didalam air limbah.

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan variabel bebas adalah luas permukaan, variabel terikat adalah prosentase degradasi BOD, nitrat, nitrit dan amoniak, dan variabel kontrolnya adalah porositas kerikil dan waktu pengambilan sampel.

Pelaksanaan penelitian pendahuluan ini dibagi menjadi dua tahap yaitu: tahap I (penelitian pendahuluan) meliputi: pengukuran volume reaktor (akuarium), perhitungan porositas kerikil, perhitungan luas permukaan kerikil, dan aklimatisasi bakteri. Sedangkan pada tahap II (penelitian utama) dilakukan pengambilan sampel dan analisis laboratorium. Masing-masing sampel dengan luas permukaan yang berbeda dianalisis kadar BOD, nitrat, nitrit dan amoniak menggunakan metode analisis standart. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara membandingkan infuen dan efluen pada variasi luas permukaan yang berbeda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi penurunan BOD mencapai 64,96 %, dari konsentrasi awal 2320,7 mg/L turun menjadi 810,744 mg/L; Nitrat mencapai 51,14 %, dari konsentrasi awal 3,621 mg/L turun menjadi 1,768 mg/L; Nitrit mencapai 40,21 %, dari konsentrasi awal 0,174 mg/L turun menjadi 0,105 mg/L; sedangkan Amoniak mencapai 40,88 %, dari konsentrasi awal 0,098 mg/L turun menjadi 0,058 mg/L. Hal tersebut terjadi pada luas permukaan terbanyak yaitu 4 tingkat atau 25610,4 cm2. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa luas permukaan biofilm media kerikil berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, nitrat, nitrit dan amoniak.

 

Karya yang terkait

Pengaruh pembuangan limbah industri tahu terhadap kualitas air sungai Kanting di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang / oleh Yulia Rachmawati

Hubungan hygiene penjamah makanan dan sanitasi pengolahan makanan terhadap adanya kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Putri Mustika Nopriani

Klasifikasi kualitas biji kedelai berdasarkan pengolahan citra fitur tekstur menggunakan metode decision tree C4.5 / Mahdiyyatul Fauziyyah

Sistem pengolahan citra digital untuk menghitung luas dan keliling obyek dengan menggunakan webcam / Grandis Rahmawan

Analisis perbandingan logam berat kadmium (Cd) pada kupang beras (Corbula faba Hinds) selama proses pengolahan menjadi makanan siap saji / Nuzul Azmi Febriani

Efektifitas dan efisiensi PAC (Polyalumminum Chloride) dan tawas sebagai koagulan pada treatment pendahuluan dalam pengolahan limbah cair industri penyamakan kulit / oleh Handri Cahyono

Pengaruh pengolahan dan pengeringan buah Pare (Momordica charabtia L.) terhadap perubahan kandungan kalsium dan vitamin c dan aplikasinya pada mi basah / Herlina Dwi Saputri

Pengaruh metode pengolahan blanching pada pembuatan dendeng keong sawah (Pilla ampulecia) terhadap sifat kimia dan organoleptik / Shodiah Nur Romadhoni

 

back to top

Copyright (C) 2009 UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang